info.rensingbat.desa.id – Perayaan Maulid Nabi adalah tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Ibnu Katsir dalam kitab Tarikh mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan pada awal abad ke-7 Hijriyah oleh raja Irbil.

Memperingati kelahiran beliau adalah merupakn kegembiraan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW dan merupakan bentuk cerminan rasa cinta dan penghormatan kita terhadap Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam.

“Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya ada nilai moral yang dapat dipetik dengan memahami akhlak terpuji dalam kisah teladan Nabi Muhammad SAW”

Setiap tahun umat Islam di seluruh dunia ketika masuk bulan Rabiul Awwal tahun Hijriah akan selalu menjadi momen indah yang tak pernah dilupakan untuk memperingati hari bersejarah tersebut, termasulah masyarakat desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat baik yang bermukim di wilayah masjid Jami’ Nurul Islam Rensing Bat maupun masjid-masjid yang ada di setiap dusun.

Selasa, 12 Rabiul Awwal 1443 H. Bertepatan dengan tanggal 19/10/2021 M. Pengurus Masjid bersama Remaja Masjid menggelar peringatan Maulid Nabi dengan menghadirkan beberapa tuan guru sebagai penceramah diantaranya TGH. Muhammad Yusuf Makmun, DR. TGH. Abdul Aziz Sukarnawadi dan TGH. Muhammad Wirajaya, Lc.

Hadir juga sebagai tamu undangan, ketua cabang organisasi NWDI Kecamatan Sakra Barat H. Musanif, S.Ag, Kepala Desa Rensing Bat Muhammad Hilmi, SE yang didampingi ketua pengurus masjid H. M. Siddiq dan Sekretaris pengurus masjid H. Muhsin, S.Pd.I.

DR. TGH. Abdul Aziz Sukarnawadi dalam ceramahnya mengungkapkan beberapa hal tentang hikmah peringatan maulid nabi Muhammad SAW dalam kehidupan beragama, Barang siapa Seneng akan datangnya peringatan hari kelahiran nabi maka akan diganjarkan dengan pahala yang sangat besar dan Barang siapa yg tidak bersyukur maka mereka termasik orang-orang yang kufur.

Berkah yang dapat dipetik dari Maulid Nabi Muhammad SAW, yakni kita bisa menjadi lebih baik, karena meniru teladan Nabi Muhammad SAW. Seperti yang dijelaskan dalam Quran Surat Al Ahzab ayat 21, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah SAW itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” Jelasnya.

Sebelumnya, TGH. Muhammad Wirajaya, Lc dan TGH. Muhammad Yusuf Makmun dalam ceramahnya juga mengupas banyak tentang hikmah yang dapat diambil dari peringatan Maulid Nabi disetiap tahunnya.

Selanjutnya peringatan maulid yang dilaksanakan pada siang hari tersebut diakhiri dengan acara ngurisan bagi balita yang baru lahir. Ngurisan yang digelar setiap perayaan maulid di Rensing Bat sudah menjadi tradisi warga selama puluhan tahun. Tradisi ini juga merupakan warisan para orang tua terdahulu yang harus dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.