rensingbat.desa.id – Seiring musim kemarau tiba, terpantau kurang lebih 165 hektar lahan tanaman tembakau yang tersebar di 5 dusun/Kewilayahan di desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat telah memasuki masa panen raya sejak awal Agustus lalu.

Tembakau yang di tanam awal Juni lalu tersebut membawa berkah bagi masyarakat mulai dari orang tua hingga anak-anak yang menjadi buruh ikat, buruh panen dan buruh angkut ketika musim panen tiba.

Menjadi buruh ikat misalnya, Upah yang diterima perhari jika tekun mencapai 60 ribu hingga 80 ribu per orang dan diberikan secara tunai oleh pemilik tembakau. Sedangkan Buruh panen menerima upah perhari mencapai 80 ribu hingga 100 ribu perhari yang diberikan ketika panen tembakau sudah pinal.

Harga tembakau tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini harga kering tembakau jenis virginia di kalangan petani berkisar dari Rp 50.000 perkilogram untuk daun bawah, Sedangkan jenis daun atas berkisar Rp 60.000 per kilogramnya.

Nurman petani tembakau warga RT 05 Dusun Rensing Bat mengatakan, jika petani tembakau di tempatnya mulai melakukan panen raya sejak Aqal Agustus kemarin.
Memasuki musim panas tiba, kualitas daun tembakau menjadi bagus dan harganya juga cukup tinggi dibanding tahun lalu,” katanya.

Saat ini harga pasar tembakau kering jenis virginia di kalangan petani berkisar dari Rp 50.000 sampai Rp 60.000 per kilogramnya dengan jenis daun bawah.

“Alhamdulillah, harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga tahun lalu yang hanya berkisar antara 10.000 sampai 15.000 per kilogramnnya untuk daun bawah,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan H. Nuruddin petani asal RT 13 dusun Tembok Gading kepada media desa, kalau dilihat dari kualitas tembakau diperkirakan harga terus naik seiring dengan masa panen pada daun menengah ke atas.

“Alhamdulillah tingginya harga tembakau tahun ini membuat kami semakin bersemangat dan jika diberikan kesehatan tahun depan akan menanam lagi”. Pungkasnya.